Masa sebelum thn 1960, orang dengan pendidikan tammatan Sekolah Rakyat [ sekarang Sekolah Dasar ], sudah dinilai oleh masyarakat umum “ Orang yang berpendidikan “ dengan pengertian , dihormati masyarakatnya, mencari pekerjaan tidak sulit. Menginjak thn 1970, yang dianggap berpendidikan itu minimal tammatan Sekolah Menengah Pertama [ SMP }. Memasuki thn 1980, meningkat lagi ke tammatan Sekolah Menengah Atas [SMTA].